Antisipasi Masker Langka, Polrestabes Surabaya Akan Adakan Penyelidikan Terkait Penimbunan Masker

Surabaya – Virus Corona atau Covid-19 yang dikabarkan telah menjangkiti 2 WNI di Indonesia membuat sebagian besar masyarakat panik. Untuk mengindari virus tersebut, masker jadi banyak diburu oleh masyarakat. 

Sebab memakai masker dianggap mampu menangkal seseorang dari infeksi virus Corona. Karena sedang dicari banyak orang, harga masker pun jadi melejit. 

Harga masker yang semula beriksar 25 ribu per boxnya, dikabarkan mencapai ratusan ribu lantaran sulit ditemui di minimarket, supermarket maupun apotik.

Meski belum ada indikasi penimbunan masker di Surabaya, polisi berupaya menyelidiki kemungkinan tersebut

Sebab, masker yang biasanya banyak terdapat di minimarket Surabaya pun kini mulai langka.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan jika saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kemungkinan penimbunan masker oleh orang tak bertanggung jawab.

“Kita tahu masker menjadi salah satu barang yang paling dicari untuk mencegah terpaparnya viru Corona ini. Tenaga media menjadi yang paling membutuhkan, namun karena terjadi kelangkaan sehingga semuanya kesulitan menemukan masker ini. Kami masih melakukan penyelidikan sejauh ini,” kata Sudamiran, Rabu (4/3/2020).

Sesuai Pasal 107 UU nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, polisi dan pihak terkait dapat melakukan penyelidikan terhadap penimbunan sebuah barang penting dalam jumlah dan waktu tertuntu sehingga terjadi gejolak harga di pasaran.

Meski sejauh ini belum menerima laporan, polisi mengimbau agar masyarakat yang mengetahui dugaan penimbunan masker yang mulai langka itu agar menginformasikan kepada kepolisian terdekat.

“Kami akan tindak lanjuti informasi sekecil apapun. Ini tentu untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas,” tandasnya.

Baca juga: berita tentang Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

sunber: jatim.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *