Sejarah Stadiun Bung Karno

0
215

Stadion Gelora Bung Karno dibangun dalam rangka menggelar Asian Games IV yang diadakan pada tahun 1962, dengan Indonesia sebagai tuan rumahnya. Stadion ini dibangun pada Tahun 1960, tepatnya dimulai pada tanggal 8 Februari dan selesai pada 21 Juli 1962. Gedung Olahraga ini mulai buka diresmikan sejak pada tanggal 24 Agustus 1962 yang diadakan di Jakarta.
.
Pembangunannya didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 Desember 1958. Dan tentunya dengan dana yang cukup besar tersebut itu menjadikan gelanggang olahraga ini sebagai stadion sepak bola terbesar di Indonesia.
.
Stadion GBK merupakan stadion terbesar di dunia yang ke-7. Luas awal keseluruhan stadion ini yaitu sekitar 279,1 hektar. Sebab itulah, pada saat proses pembangunannya, Presiden harus rela mengungsikan penduduk yang ada di 4 buah desa, dengan total penduduk lebih dari 60.000 orang.
.
Selain untuk pertandingan sepak bola nasional dan internasional, GBK juga sudah banyak dipakai untuk berbagai macam acara, baik untuk acara keagamaan, acara peringatan hari besar (seperti acara peringatan 100 tahun kebangkitan nasional), kampanye partai politik, ujian masuk untuk CPNS secara serempak maupun konser musik.
.
Dari segi fasilitas, saat ini Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi smart stadium. Untuk penerangan lux-nya sampai 2.500. Untuk CCTV juga dipasang yang terbaik. Kelebihan CCTV ini adalah jika ada kejadian kalau disorot itu sampai ke wajah. Selain itu, Sound system dan papan skornya sudah menggunakan produk terbaik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here