Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo, Polrestabes Surabaya, Polda Jatim sukses menangkap 2 (dua) tersangka penipuan dan penggelapan antar kota yang menggunakan modus mengaku sebagai Sultan dari Brunai dan bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Para tersangka menyatroni mall – mall besar di Surabaya guna mencari mangsa, Jumat (04/8/2017).

Kompol Agus Bahari selaku Kapolsek Wonokromo mengatakan “Saya mendapat laporan tentang adanya aksi penipuan dengan modus mengaku sebagai Sultan dari Brunai dan sudah memakan korban. Maka saya langsung mengerahkan anggota untuk menyelidikinya,” ujar mantan Kapolsek Gubeng kepada awak media saat pers release, Kamis (10/08/2017).

Sebelumnya , nasib naas dialami korban Siti Zubaidah (49 tahun) warga Sidotopo Wetan Surabaya, korban harus merelakan uangnya sebesar 38 juta raib dikuras pelaku dari ATM korban.

” Dari ciri – ciri yang sudah diceritakan oleh Korban, Akhirnya Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo melihat kedua tersangka yang hendak beraksi mencari mangsanya di Restoran Wook, Mall Marvel City di Jalan Ngagel Surabaya. Sebelum melakukan aksinya, Kedua tersangka berhasil di amankan dan dikeler ke Mapolsek Wonokromo Surabaya ” pungkas Kapolsek Wonokromo Surabaya.

Adapun saat petugas mengintrogasi tersangka mengaku bernama Jonson Alias Sultan Saleh (36 tahun) Warga Raden Patah 1 No. 24, Cibodas Tanggerang, dan Sri Firdaus Bin Nordin (45 tahun) Warga KP Candu RT 05/01 Serdang Wetan Legok Tanggerang. Tersangka juga mengaku telah melakukan aksinya sebanyak 5 kali di mall – mall yang ada di Kota Surabaya seperti Lotte Mart Marvel, Cito, Ciputra Word, Pakuwon Trand Center dan JMP. Selain melancarkan aksinya di Kota Surabaya, kedua tersangka juga melakukan aksi tipu – tipunya di kota – kota besar yang ada di Indonesia seperti Purwokerto Jawa tengah, Cirebon, Medan, dan Bengkulu.

Dari hasil penangkapan itu, Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus tisu paseo bekas pakai, 3 buah ATM, 2 buah gentong kecil yang terbuat dari kuningan yang berisi batu giok merah, 4 buah kartu perdana, 1 buah Al-Qur’an kecil serta uang tunai sebesar 2 juta rupiah yang merupakan sisa dari foya – foya setelah melakukan aksinya.

Oleh karena perbuatannya, Kepolisian Polsek Wonokromo menjerat pelaku penipuan dengan Pasal 378 KUHP Subs Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

LEAVE A REPLY