Terorisme menjadi ancaman yang serius bagi negara-negara di kawasan Asean

0
40

Terorisme menjadi ancaman yang serius bagi negara-negara di kawasan Asean. Oleh karena itu Indonesia akan melakukan pertemuan trilateral dengan Filipina dan Malaysia untuk membahas penanggulangan terorisme. Pertemuan tersebut dijadwalkan pad Minggu (12/11) di sela-sela kegiatan KTT ASEAN ke-31 di Manila.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Arrmanatha Nasir dalam press briefing di Jakarta, Kamis (9/11/2017), mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi akan mewakili Indonesia dalam pertemuan trilateral yang bersifat informal tersebut.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan trilateral sebelumnya di Filipina pada Juni lalu saat bergejolak isu keamanan di Marawi, Filipina Selatan.

“Salah satu tujuan utama pertemuan trilateral di Filipina adalah untuk membahas situasi di Marawi. Seperti kita ketahui bahwa dalam beberapa minggu terakhir ada perkembangan di Marawi yang positif,” jelas Arrmanatha Nasir.

Dalam pertemuan trilateral sebelumnya telah disepakati sejumlah rencana aksi terkait upaya untuk membangun kembali Marawi setelah situasi di sana kondusif. Melalui pertemuan tersebut, Indonesia berharap dapat merancang kerja sama antarnegara dalam menangani tindak kriminal terorisme di wilayah ketiga negara tersebut. Sementara itu Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan tentang pembebasan kota Marawi di Pulau Mindanao pada pertengahan Oktober lalu, setelah tentara Filipina berhasil melkaukan ekseskusi terhadap dua pimpinan tertinggi kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan ISIS di sana.

Pendudduk oleh loyalis ISIS selama kurang lebih lima bulan di Marawi tersebut menandai krisis keamanan di Filipina pada tahun ini sehingga menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas serta 600.000 lainnya mengungsi dari kota di Filipina Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here