JAKARTA UTARA – Kapolsek Pademangan KOMPOL Sri Suhartatik didampingi Kanit Reskrim AKP Made Gede Oka SH, SiK serta para penyidik dari Polda Sumatera Utara laksanakan Press Release Ungkap Kasus Penipuan berkedok mengaku sebagai Kapolrestabes Medan bertempat di Mapolsek Pademangan Jakarta Utara,Sabtu (6/1/2018) pukul 11.00 wib.

Kapolsek Pademangan KOMPOL Sri Suhartatik menyatakan bahwa benar Polsek Pademangan telah menangkap para pelaku penipuan berkedok mengaku sebagai Kapolrestabes Medan meminta bantuan dana kepada para pengusaha untuk kepentingan Polrestabes Medan sehingga pengusaha tersebut memberikan dan mentransfer uangnya ke rekening. Kami menangkap para pelaku di Diskotik Classic Pasar Baru Jakarta Pusat sekitar pukul 19.00 wib.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis 4 Januari 2018 yang berlokasi di Jl. Panglima Denai No.14 Kec. Medan Amplas Medan Sumatera Utara dengan korban a.n SH 42 tahun, warga Medan Sumatera Utara salah satu pemilik PT. Arma Anugrah Abadi.

Kapolsek Pademangan menambah bahwa kejadian tersebut berawal para pelaku bersama teman-temannya mencari calon korbannya melalui media telepon dan setelah mendapat calon korban nya pelaku berpura-pura sebagai pejabat dan meminta kepada korban untuk mentransfer uang sejumlah 100 juta. Setelah ditransfer, korban menyadari bahwa ia telah menjadi korban penipuan dan selanjutnya melaporkan kejadian ke Polda Sumatera Utara. Setelah dilakukan koordinasi dengan Polsek Pademangan lalu Polsek Pademangan melakukan pencarian para pelaku alhasil 5 orang pelaku diamankan didalam diskotik didaerah Jakarta Pusat. Hasil kejahatan nya digunakan mereka untuk berfoya-foya dan kepentingan pribadi mereka. Semoga hal tersebut tidak terulang lagi karena sangat lah mencoreng citra institusi khususnya Polri.

Dari hasil penangkapan Polsek Pademangan mengamankan 5 orang pelaku antara lain JD, 38 tahun warga Sulsel, RD, 29 tahun warga Tambun, BH, 30 tahun warga Tambun, IB 25 tahun warga Sulsel, AS 39 tahun warga Tambun. Dalam penggeledahan didapatkan sejumlah hasil kejahatannya antara lain 1 buah Samsung Android Hitam, 1 buah Samsung Lipat, 1 buah Oppo Android Putih, 1 buah Samsung Kecil, 4 buah dompet, 3 buah jam tangan dan uang tunai Rp. 50.000.000,-

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHPidana tentang Penipuan dengan ancaman penjara 4 tahun penjara.

Sumber berita: IPDA Widi Humas Polres Jakarta Utara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here