Promoter.news I Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan Satgas Pangan untuk memantau kestabilan harga beras yang mengalami kenaikan akhir-akhir ini.
Selain itu, Satgas Pangan yang dipimpin oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto juga diinstruksikan oleh Kapolri untuk memantau suplai dan menjaga jalur distribusi ketersediaan beras.
“Satgas Pangan memantau suplai beras. Kedua memantau distribusi. Kenaikan harga terjadi karena ada masalah disuplai dan distribusi,” kata Jenderal Polisi Tito Karnavian kepada wartawan di Gedung Promoter Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/01).
Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyatakan selain menjaga suplai dan dan distribusi beras, dirinya juga memerintahkan kepada Satgas Pangan untuk dapat berkoordinasi kepada Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Bulog.
“Saya membagi tugas Satgas Pangan. Pak Setyo memastikan suplai dan stok (beras) cukup dan memastikan distribusi tidak macet karena ada kartel (penimbun),” lanjut Tito.
Lebih lanjut, Tito menyatakan akan melakukan upaya-upaya dalam menjaga suplai dan distribusi beras serta akan menindak tegas para mafia yang melakukan tindakan penimbunan beras.
“Kalo terjadi penimbunan beras kita akan lakukan tindakan, bisa persuasif bisa juga kohersif. Bila ada penimbunan kita tindak,” pungkasnya.
Sebelumnya, terdapat kabar masuknya beras impor asal Vietnam dan Thailand membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno segera mengambil opsi penolakan. Rencana Sandi mengembargo ratusan ton beras impor tersebut nyatanya masih gamang.

Journalpatroli News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here