POLSEK LAKARSANTRI KEMBALI MELAKUKAN PENANGKAPAN PELAKU PENYALAHGUNAAN NARKOBA JENIS SABU SABU

Lakarsantri, 15 Oktober 2020 – Polsek Lakarsantri menggelar Press Release pengungkapan kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di bulan September, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lakarsantri AKP HENDRIX K. WARDHANA S.H., S.I.K., M.H. di Halaman Apel Polsek Lakarsantri, senin (12/10/2020) siang.

Kegiatan Press Release tersebut, berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dihadiri Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri IPTU SUWONO, S.H., dan perwakilan awak media.

Mereka diamankan, di duga akan menggunakan dan atau mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya.

Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkotika diduga jenis sabu, di sekitaran Gang Arimbi Kecamatan Semampir Surabaya

Dari informasi itulah, petugas melakukan penyelidikan dengan cara monitoring dan mengumpulkan bahan keterangan.

Kemudian pada Jumat (04/09) sekira jam 22.30 wib, Pelaku A.H dan A.R. diamankan petugas Reskrim yang sebelumnya telah melakukan pemantauan terhadap kedua pelaku selanjutnya ketika kedua pelaku keluar dari dalam Gang kemudian diberhentikan lalu petugas melakukan penggeledahan badan dan berhasil menemukan satu poket sabu sabu yang disimpan di dalam saku celana sebelah kanan milik pelaku berinisial A.H.

Saat dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas dan disaksikan oleh Ketua Lingkungan dan warga setempat.

Barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat netto 0,41 gram tersebut telah diuji di laboratorium BB Pom Jawa Timur.

Kapolsek Lakarsantri menerangkan bahwa saat ini Unit Reskrim masih melakukan pengembangan atas kasus ini untuk mencari keberadaan Penjual barang haram tersebut.

Kapolsek juga menegaskan, terhadap kedua pelaku saat ini telah ditahan di rutan Mako Polsek Lakarsantri dan ditetapkan sebagai tersangka, seluruh barang bukti dalam kasus ini telah diamankan.

A.H dan A.R dikenakan Pasal yang disangkakan adalah pasal 114 Jo 112 Jo 132 Undang Undang RI No. 35 tahun 2009 tebtang Narkotika ancaman hukuman maksimal 5 tahun.

Red, Kn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *