Tangerang – Polres Metro Tangerang Kota pada hari Senin (17/07/2017) sekitar jam 11.00 wib bertempat di Lobi halama Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan press rilis kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Karawaci dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan, SIK, MSi, didampingi Wakapolres AKBP Harley H Silalahi, SIK, MSi, Kapolsek Karawaci Kompol Muniryaji dan Kasubag Humas Kompol Triyani.


Dalam rilisnya Kombes Harry mengatakan bahwa kejadian pencurian dengan kekerasan ini terjadi pada hari hari Sabtu (17/06/2017) sekira jam 00.30 di depan masjid Rumah Sakit Sari Asih Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Pelakunya ada dua orang yang berinisial S als N dan MN, keduanya merupakan warga Kabupaten Serang, Banten, dengan modus saat berada di Jalan Imam Bonjol pelaku menyalip korban yang bernama sdri Uzi Muzijatun dari sebelah kanan saat sejajar pelaku MN menarik secara paksa talibtas yang dipegang oleh korban namun korban tetap mempertahankan tasnya tersebut namun akibat dari tarikan tas tersebut sehingga korban terjatuh dari sepeda motor selanjutnya korban di rujuk ke rumas sakit umum Tangerang dan pelaku berhasil membawa uang Rp 8.000.000 dan satu unit handphone merk Samsung type J5 dan surat-surat berharga lainnya.


Lanjut Kombes Harry berdasarkan pengembangan maka anggota berhasil mengamankan pelaku atas nama S als N di depan bengkel motor Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten pada hari Sabtu (15/07/2017) selanjutnya berdasarkan pengakuan S als N bahwa saat melakukan aksinya dibantu oleh MN dan dilakukan pengejaran ke tempat tinggal MN namun saat akan menunjukkan tempat persembunyian temannya S als N berusaha kabur dan anggota melepaskan tembakan peringatan namun S tidak mengindahkan terpaksa anggota menembak betis kaki kanan pelaku dan pelaku yang lain MN berhasil ditangkap dirumahnya pada tanggal 16 Juli 2017 jam 03.30 wib.

Humas Polrestro Tangerang Kota

LEAVE A REPLY