Surabaya – PromoterNews

Warga Gunungsari Surabaya dikejutkan atas penemuan orok bayi yang telah membusuk dan mengapung dipinggiran sungai, Jum’at (21/9/2018) pagi.

Mendapati laporan dari masyarakat perihal penemuan orok bayi tersebut, Kapolsek Wonokromo Kompol Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., bersama anggotanya segera melakukan pengecekan di TKP.

” Setiap laporan masyarakat harus segera ditindak lanjuti sebagai wujud memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolsek Wonokromo.

Kapolsek Wonokromo Surabaya beserta anggota berada di TKP

Kapolsek Wonokromo menjelaskan, dari keterangan Agus Subagio (46 tahun) warga R Rahmad RT 003 / RW 002 Gedangan Sidoarjo, dirinya mengetahui jika jenazah bayi tersebut mengapung dipinggir sungai sejak hari kamis (20/9/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

” Saat itu, saksi sedang buang air besar dipinggir sungai melihat orok tersebut dan sempat memberitahukan kepada warga, akan tetapi banyak warga yang tidak percaya, dikarenakan hampir menyerupai kera kecil yang saat itu, posisinya tengkurap, ” jelas perwira dengan 1 melati di pundaknya tersebut.

Orok bayi dalam posisi telungkup di pinggir sungai

Masih kata pimpinan Polsek Wonokromo, saat saksi berhenti disiktar TKP tadi pagi, saksi masih melihat orok bayi tersebut dan langsung melaporkannya ke warga sekitar.

” Selanjutnya, hal tersebut dilaporkan ke kantor Polsek Wonokromo. Diperkirakan orok bayi tersebut berusia 5 bulan, ” ucap mantan Kapolsek Krembangan Surabaya.

Saksi di lokasi penemuan orok bayi

Kapolsek Wonokromo akan menyelidiki asal muasal orok bayi tersebut, karena belum tentu orok tersebut merupakan hasil perbuatan warga sekitar, mungkin juga terbawa arus.

” Kita akan berusaha mengungkapnya. Kita juga masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit. Doakan saja kasus penemuan orok bayi ini segera terungkap, ” pungkas Kompol Rendy. ( Humas Polrestabes Surabaya / Syam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here