Kapolres Sanggau AKBP Rachmat Kurniawan menjenguk Lastini (50), guru SD Negeri 31 Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat yang menjadi korban penganiayaan oknum orang tua murid.

Pemandangan menarik terlihat sewaktu AKBP Rachmat Kurniawan bersalaman dengan korban. Kapolres Sanggau ini bersalaman sambil mencium tangan korban.

“Saya merasa tersentuh saja, beliau memang profil guru yang tidak hanya bisa mengajar tapi juga mumpuni mendidik siswa. Saya jadi teringat guru SD saya. Saya atas nama pribadi dan jajaran turut prihatin dan menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut, seharusnya hal ini tidak boleh terjadi,” kata Kapolres kepada RRI, Minggu (4/3/2018).

Rachmat Kurniawan menjelaskan, kondisi korban saat ini sudah stabil hanya saja masih merasakan sakit dibagian wajah. Lastini mendapat bogem mentah dari oknum orang tua murid berinisial SU (48), warga Dusun Kedondong, Desa Sungai Mayam, Kecamatan Meliau karena tidak terima anaknya ditegur oleh korban, Kamis (1/3/2018) lalu. Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka robek pada bagian hidung atas hingga berdarah.

“Korban masih merasa sakit di pada bagian wajah, matanya masih biru dan berair. Dengan kejadian ini bisa menjadi penyemangat perjuangan bagi sang pahlawan tanpa tanda jasa untuk terus mengabdi dengan tidak hanya mengajar tapi juga mendidik,” ujarnya.

“Karena jiwa pengajar dan jiwa pendidik itu beda ya,┬ápengajar itu bagaimana cara siswa paham suatu ilmu, sedangkan pendidik bagaimana siswa paham suatu norma moral dan prilaku yang baik,” sambungnya.

Terkait penanganan kasus, AKBP Rachmat Kurniawan menuturkan, dirinya sudah memerintahkan penyidik untuk memprioritaskan kasus ini. Pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun JO pasal 354 KUHP ancaman hukuman kurungan 8 tahun.

“Proses lanjut, tadi kebetulan ada rekan-rekan guru pengawas dan Diknas, mereka menyampaikan terimakasih atas kedatangan saya, dan pengobatan selanjutnya di backup oleh Diknas dan PGRI,” tandasnya.

Selain memberikan dukungan moril, dalam kunjungan itu AKBP Rachmat Kurniawan juga menyerahkan bantuan untuk pengobatan korban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here