Polisi Ciduk 12 Petugas Panti Pijat Trapis

SURABAYA – Giat rutin tentang perizinan tempat hiburan umum/malam (RHU) kembali di Galangkan oleh petugas gabungan, pada Sabtu (29/2/2020) malam. Tiga tempat dari 12 RHU jenis Massage wilayah Ruko Darmo Park I Jalan Mayjen Sungkono Surabaya, dirazia Sat Pol PP Surabaya dan unit Tipiring Polrestabes Surabaya.

Razia yang digelar pukul 19.30 WIB di sekitaran Darmo Park I, petugas menemukan tiga panti pijat yang tidak mempunyai izin usaha jasa kesehatan dan kecantikan.

Dari tiga panti pijat itu petugas gabungan mengamankan dua belas terapis (pemijat) dan diperiksa oleh Polrestabes Surabaya.

Kasi Penindakan dan Pengawasan Sat Pol PP Surabaya Joko Wiyono saat dil okasi mengatakan, selama giat razia pihak Sat Pol PP Surabaya hanya sebagai pendamping Unit Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Surabaya.

“Untuk kali ini Sat Pol PP Surabaya mendampingi Tipiring Sabhara Polrestabes Surabaya, jadi target yang menentukan targetnya adalah unit Tipiring,” ujar Joko Wiyono.

Razia tersebut merupakan upaya untuk menertibkan tempat usaha yang tidak mengantongi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) RHU jenis Massange yang berada di Darmo Park I.

Tiga panti pijat yang dirazia antara lain MAHARANI  yang jumlah lima terapis, INA berjumlah lima terapis dan BOURNEO berjumlah dua terapis. Total 12 terapis diangkut ke truk penumpang Sat Pol PP Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan di Polrestabes Surabaya.

Karena 12 terapis tidak mempunyai surat tanda sehat dari puskesmas dan Izin praktek pijat dari Dinas Kesehatan Surabaya, sehingga kesemuanya diperiksa Polrestabes.

“Dua belas terapis dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pendataan di Polrestabes Surabaya,” ujar Joko Wiyono.

Baca juga: berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: kabarjawatimur.com

Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *