Polda Papua Terbitkan Maklumat Larangan Senjata Ilegal

0
35

Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengeluarkan maklumat terkait dengan aksi bersenjata yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan operasional PT Freeport di Tembagapura. Adapun isi maklumat Nomor 1/MKLMT/01/XI/2017 tanggal 12 Nopember 2017 adalah sebagai berikut: “Berdasarkan UU No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam. Diperintahkan kepada seluruh masyarakat sipil yang menguasai, membawa, memiliki, mempergunakan senjata api secara ilegal agar secepatnya meletakkan senjata dan menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum (Kepolisian Negara RI) dan agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum seperti pengancaman, penganiayaan, perampokan, perampokan, penjarahan, pemerkosaan, pembunuhan dan perbuatan kriminal lainnya”.
Kapolda Papua Irjen Pol. Boy Rafli Amar menyatakan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan maklumat tersebut dan akan segera disebarkan melalui udara. “Saat ini brosurnya sedang diperbanyak dan segera disebarkan agar dibaca dan dipahami serta dilaksanakan,” jelas Irjen Pol Boy Rafli, Senin (13/11). Selain itu, pihaknya menjelaskan bahwa tindakan KKB semakin brutal dan membahayakan masyarakat karena dari laporan yang diterima karyawan PT Pangan Sari, Martinus Beanal yang dilaporkan hilang meninggal akibat ditembak.
Sementara itu, satgas penanggulangan KKB terus berupaya untuk segera membebaskan warga sipil yang disandera dengan melibatkan tokoh masyarakat serta tokoh agama setempat.

Saat ini berbagai persiapan sudah dilakukan, termasuk 12 unit bus untuk mengangkut mereka dari Tembagapura ke Timika. Kapolda Papua berharap evakuasi tersebut dapat segera dilakukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here