KKB Salah Orang, Niat Ingin Menyerang Malah Kocar-Kacir Kena Hantam Polisi

0
1532

Promoter News – PAPUA. Sabtu (25/11/2017). Kasatgas Amole, AKBP Soeroso bersama dua anggotanya ditembaki oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di area Mile 61, Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (24/11).

AKBP Soeroso ketika ditembaki KKB sedang berada di dalam mobil Kasatgas yang berjenis LWB dengan Nomor Lambung 01-4618 bersama dengan dua anggotanya Brigadir Polisi Wahyu Suseno dan Briptu Marga Ambar Prayogo.

Penembakan yang dialami Kasatgas Amole tersebut terjadi sesaat setelah tanjakan di area Mile 61. Sesaat setelah melewati tanjakan tiba-tiba dari jarak 25 meter ada enam orang anggota KKB tepat di tanggul samping  jalan menembaki mereka.

AKBP Soeroso menceritakan, “Awalnya saya pikir mereka anggota TNI yang sedang latihan, tapi saya curiga kenapa TNI latihan di sini. Tak lama enam orang KKB bergerak zig-zag di tengah jalan yang akan saya lewati. Dari gerak-gerik mereka saya tahu mereka bukan TNI”.

Kasatgas Amole segera memerintahkan anak buahnya untuk mundur karena tahu bahwa keenam orang tersebut bukan TNI.

“Mundur-mundur! Mereka bukan TNI, mereka KKB”, ucap AKBP Soeroso.

Tak lama setelah Kasatgas Amole perintahkan anggotanya untuk mundur, mereka ditembaki oleh keenam KKB tersebut.

Setelah tahu bahwa mobilnya yang berisi dirinya dan dua anggotnya ditembaki, dengan gagah berani AKBP Soeroso malah membuka pintu mobil dan langsung menembak balik KKB tersebut.

Kasatgas Amole menceritakan, “Kami ditembaki mereka, langsung saja saya buka pintu dan saya balas tembakan mereka. Anggota saya pun turut membalas tembakan mereka”, ungkap AKBP Soeroso.

Setelah saya balas tembakan mereka (KKB), dan sempat terjadi baku tembak di antara kami dan mereka (KKB). Tak lama setelah itu KKB yang menembaki mobil Kasatgas Amole tersebut pun melarikan diri.

“Saya lihat di antara mereka ada yang menggunakan senjata jenis M16, AK, senjata rakitan juga ada. Pokoknya mereka semua membawa senjata”, ujar AKBP Soeroso.

Selang 15 menit setelah kejadian tersebut, barulah tim bantuan tiba memberikan pertolongan. Dari pantauan drone, mereka terdiri dari 21 orang, KKB melarikan diri ke arah Desa Banti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here