Surabaya – PromoterNews

Bertempat di Lobby Mapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Luki Hermawan M.si, selaku Kapolda Jatim pimpin langsung Konferensi Pers terkait penyebaran berita Hoax tentang Jatim yang akan diguncang gempa dan tsunami melalui media sosial Facebook yang membuat masyarakat menjadi resah, Rabu ( 3/9/2018) siang.

Tersangka merupakan seorang ibu rumah tangga (25 tahun) asal Krian, Kabupaten Sidoarjo yang menggunakan nama akun Util Uniqe Febrian.

Dalam penyampaiannya, Kapolda Jatim mengatakan, penangkapan terhadap tersangka penyebar berita bohong (Hoax) merupakan atensi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mendapat perintah secara langsung dari Presiden Bapak Joko Widodo.

” Kali ini, anggota Polda Jatim berhasil mengamankan seorang perempuan yang dari pengakuannya untuk iseng di medsos. Tetapi dari penyebaran berita bohong bahwa Jatim akan dilanda gempa dan tsunami seperti yang terjadi di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat 28 September 2018, membuat masyarakat merasa sangat ketakutan, ” jelasnya.

Tersangka penyebar Hoax di pamerkan di Mapolda Jatim

Kapolda Jatim juga menyampaikan, Presiden Joko Widodo merasa prihatin, dimana disalah satu tempat di Indonesia terkena bencana, masih ada saja oknum yang memanfaatkannya untuk mencari sensasi.

” Presiden mengintruksikan kepada Kapolri, siapapun yang menyebarkan berita bohong untuk kepentingan pribadi dan meresahkan masyarakat, harus segera ditangkap,” ungkapnya dihadapan awak media.

Kapolda Jatim menghimbau masyarakat Jawa Timur agar tidak mudah mempercayai berita yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggung jawabkan sumber beritanya.

” Teliti dahulu asal usul dan kebenarannya dalam menerima segala bentuk informasi yang didapat. Kalau perlu tanyakan kepada instansi terkait, sehingga jelas, mana berita yang asli atau berita yang bohong, ” pungkas Irjen Pol Luki Hermawan. ( Humas Polda Jatim / Syam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here