Surabaya – Promoter News

Selain menegakkan hukum, sosial kemasyarakatan jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak dari sektor kenjeran sangat tinggi. Hal itu terbukti dengan mengamankan seorang pemuda hendak diamuk massa di Jalan Pogot Gang Buntu, Rabu, 16 Januari 2019, malam.

Pemuda tersebut bernama Moch. Lukman Hakim bin Moch. Mustar Slamet Riyadi (20 tahun), warga Bulak Banteng Bhineka Raya No. 19 Surabaya, seorang pelaku jambret.

Barang Bukti Hp Vivo Milik Korban

” Berkat kesiap-siagaan para personil reskrim menghalau massa yang sudah geram, pemuda itu langsung diamankan ke Mapolsek Kenjeran, ” ucap Kapolsek Kenjeran, Kompol H. Cipto, S.H.

Menurutnya, kejadian berawal saat korban bernama Yuryke Ariyanti Perempuan (17 Tahun), warga Tambak Wedi Komplek KMS sedang mengendarai sepeda motor sambil menerima telfon. Setelah selesai, ditaruhnya Hp merk Vivo itu di dasbord depan.

” Korban tidak merasa jika sudah diikuti para pelaku jambret. Saat sepeda motor para pelaku sejajar dengan kendaraan korban, pelaku yang di bonceng langsung mengambil HP milik korban. Sempat terjadi tarik menarik, namun pelaku berhasil mengambil HP dan meloloskan diri, ” ujar H. Cipto.

Sepeda Motor Digunakan Tersangka Sebagai Saran Kejahatan

Kemudian, korban mengejar para pelaku sambil berteriak “Jambret”, sehingga mengundang warga sekitar beramai-ramai mengejarnya.

” Naas, para pelaku justru masuk ke dalam gang yang ternyata buntu. Akhirnya warga dengan mudah mengamankannya, namun salah satu pelaku berhasil kabur, ” ungkap H. Cipto.

Beruntung, tambah Kapolsek Kenjeran, saat itu ada personil reskrim yang sedang melaksanakan tugas kring serse. Pelaku pun dapat diselamatkan dari amuk massa dan dibawa berikut korban serta barang bukti ke Mapolsek.

” Kepada petugas, pelaku mengaku melakukan aksinya bersama temannya bernama Faruk, yang pada saat kejadian berhasil kabur. Kini sudah ditetapkan sebagai DPO Kepolisian, ” kata H. Cipto.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas berupa 1 buah Dos Book Handphone Merk VIVO dan 1 unit sepeda motor supra X 125 dengan Nopol L 6959 QA yang digunakan pelaku sebagai sarana.

” Pelaku akan diancam dengan Pasal 365 KUHP ayat (2) ke 2 sub Pasal 363 (1) ke 4 KUHPidana, ” tegas pimpinan utama Polsek Kenjeran dengan 1 melati dipundaknya. ( Syam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here