Surabaya – Promoter News

Sebagai upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilpres 2019, Polda Jatim melalui Unit V Subdit IV mengadakan silaturrahmi dengan pedagang, pengusaha, dan produsen kembang api yang ada di wilayah Jatim.

Silaturahmi itu berlangsung di ruang Bima Rumah Makan Agis Jalan Letjend Sudirman Masjid Wisma Pagesangan 197 atau selatan Masjid Agung Surabaya, Selasa (24/01/2019) siang.

Unit V Subdit IV Polda Jatim, Kompol Sutiono mengatakan, bahwa tujuan pertemuan tersebut untuk mewujudkan agar pelaksanaan terkait bahan peledak dan kembang api sesuai perkap Kapolri No. 17 Tahun 2017, hal – hal yang harus dipenuhi dan yang dilarang oleh setiap pelaku pengusaha kembang api.

” Itu yang kami harapkan bahwa dalam perkap No. 17 / 2017 paragraf 2 ( pemberian Rekomendasi dan Izin Bunga Api ) pasal 20 harus memenuhi izin gudang bunga api, pemilikan, pengusaha dan penyimpanan bunga api serta pemasukan ( import ) bunga api. Kemudian izin pendistribusian, izin produksi, dan penggunaan bunga api yang mempunyai efek daya ledakan yang berisi 20 gram mesiu atau berdiameter 2 inchi oleh badan usaha yang profesional di bidang bunga api dilakukan kegiatan selama Menjelang pileg dan pilpres 2019. Nah itu yang kami satukan persepsinya, ” tutur Kompol Sutiono kepada wartawan, Rabu (23/01/2019).

Dia menyampaikan kepada para pengusaha, apabila mengetahui ada penyimpangan-penyimpangan ketentuan aturan yang sudah ditetapkan, dipersilakan berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta meminta supaya pengusaha bunga api agar tidak mengambil tindakan sendiri.

” Sebab, apabila ada tindakan melanggar hukum, maka aparat kepolisian akan melakukan penegakan hukum, ” kata dia.

Sementara itu, Hardy Pangadani selaku pemilik CV Planet Fiteworks Pengelola Industri harus menaati peraturan, sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Polda Jatim menghimbau untuk para penjual kembang api agar meningkatkan Safety dengan cara menjaga kebersihan tempat penjualan. ” Untuk acara ini kiranya diadakan lagi untuk tahun – tahun berikutnya, mengingat pentinganya menjaga silahturahmi antar produsen dan pedagang kembang api di wilayah Jatim, ” ungkap Hardy. ( Syam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here