Tanjungpinang merupakan suatu daerah secara geografis dikelilingi oleh lautan berbatasan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia, selain itu juga merupakan ibukota Provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan geografis yang dimiliki kota Tanjungpinang ini lah masyarakat kota Tanjungpinang sebagian besar menitikberatkan kehidupan dari hasil laut.

Namun luas nya wilayah laut yang ada, beberapa pelaku kejahatan memanfaatkan situasi untuk melakukan suatu tindak pidana berupa Ilegal loging, ilegal fisihing, human trafficking dan sebagai tempat transit dalam peredaran Narkoba melalui laut.

Untuk mengantisipasi adanya kejadian tersebut, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, SIK, MH dengan didampingi Kasat Pol Airud Iptu Firuddin beserta jajaran Satpol Airud meningkatkan patroli laut dengan menggunakan 2 unit Speed Boat Patroli Airud, Jumat (05/01) siang hari.

Speed Boat Patroli Airud ini dikemudikan sendiri oleh Ardiyanto dalam pelaksanaan patroli mengelilingi perairan laut Kota Tanjungpinang didampingi Firuddin dan 2 anggota Airud, sementara satu Speed Boat Patroli dikemudikan oleh Brigadir M. Rahmardani dan 1 anggota Airud Polres Tanjungpinang.

Patroli yang menempuh jarak lebih kurang 4 sampai 5 NM ( Nautica Mil ) melewati penyengat , kolam bandar, sungai carang, dompak ( batu licin ) perbatasan Bintan , pulau loss, senggarang serta senggarang besar.

Sebelum pelaksanaan patroli Ardiyanto memberikan arahan kepada anggota agar berhati-hati, lakukan body sistem serta teliti dalam memeriksa barang muatan yang ada di kapal, kemungkinan terindikasi membawa barang ilegal maupun Narkoba, terang Ardiyanto.

Ardiyanto juga menambahkan, jangan sampai wilayah Kota Tanjungpinang dijadikan tempat bagi pelaku tindak pidana kejahatan Ilegal Loging, Ilegal Fishing, human trafficking dan sebagai tempat transit narkoba, tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here