Surabaya – PromoterNews

Sebagai wujud instansi Polri selalu berusaha keras menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, 18 kasus telah diselesaikan oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam kurun waktu September 2018.

Dari ke-18 kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan 24 tersangka dengan rincian 3 kasus pencurian dengan 3 tersangka, 3 kaasus curas dengan 3 tersangka, 4 kasus curanmor dengan 6 tersangka, 2 kasus penyalahgunaan sajam dengan 2 tersangka, 2 kasus perjudian dengan 3 tersangka, 3 kasus penipuan dengan 3 tersangka dan sebuah kasus pengeroyokan dengan 4 tersangka.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrimnya AKP Dimas Feri, S.H., S.I.K., menjelaskan, dari berbagai kasus yang telah diselesaikan, merupakan bentuk keseriusan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat.

” Hasil penyelesaian kasus di bulan September ini meningkat 18% daripada bulan Agustus. Dan kita yakin hasil yang kita dapatkan kedepannya terus meningkat, ” ujarnya saat ditemui di ruangan Satreskrim, Senin (08/10/2018) siang.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan TG Perak Surabaya

Dari kenaikan prosentase tersebut, lanjut Dimas, Satreskrim yakin dapat terus menekan angka kejahatan yang terjadi di Kota Surabaya, khususnya wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

” Hasil ini tidak akan membuat kami puas, sebelum masyarakat benar-benar aman dari para pelaku kejahatan. Kami akan menindak tegas segala bentuk tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat, ” ungkapnya.

Dari 18 kasus yang telah diselesaikan tersebut, para tersangka akan dijerat dengan pasal yang sesuai dengan tindakan kejahatannya.

” Kesemua tersangka saat ini sudah berada di rutan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebagai kompensasi atau hukuman. Agar kedepannya, tidak akan berbuat kejahatan lagi, ” pungkas Dimas. ( Humas Res. Pel. TG Perak / Syam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here