Surabaya – PromoterNews

Dalam rangka koordinasi, pengawasan dan pembinaan teknis Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan Satpam, Polda Jatim dan BUJP menggelar kegiatan Inspensi Mendadak (Sidak) di salah satu perusahaan di daerah Karangpilang, Rabu (26/9/2018) siang.

Sidak tersebut dilakukan karena satpam di perusahaan tersebut telah melanggar peraturan tentang Satpam yang berlaku di Republik ini yakni, menggunakan seragam dan atribut mirip Brimob.

AKBP Elijas mengumpulkan dan mengecek security yang berseragam Brimob

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) melalui Kasubdit Binsatpam Polsus AKBP Elijas Hendrajana berharap apa yang menjadi kesepakatan bersama antara Polri dan BUJP (Badan Usaha Jasa Pengamanan) bisa terlaksana dengan baik.

” Kita berharap ada output dan outcom dari kerjasama ini dan bisa menjadi contoh bagi BUJP lain, ” kata Elijas.

Elijas menegaskan, pihaknya bersama BUJP akan meneruskan progam yang sudah ada, salah satunya dengan menertibkan Satpam atau BUJP terutama seragam yang sesuai dengan Perkap No. 24/2007 tentang Sistem Manajemen Perusahaan, antara lain dengan adanya seragam satpam yang tidak sesuai dengan peraturan yang masih tersebar luas di beberapa perusahaan.

” Kami akan koordinasi dengan pihak manajemen perusahaan terkait seragam satpam yang ada di tempat ini dan ditempat lain, ” ucap Elijas saat dikonfirmasi awak media.

AKBP Elijas memberi teguran dan menghimbau pihak management untuk mengganti seragam security

Elijas juga menambahkan, bahwa kerjasama dengan BUJP, ini juga dijadikan salah satu contoh untuk bisa dijadikan acuan Polres Polres diJajaran Polda Jatim bahkan mungkin di Polda lain.

” Untuk peringatan, kita copot beberapa atribut satpam di perusahaan tepatnya di jalan Karang Pilang Surabaya, kita beri arahan dan peringatan, ” ujar Elijas

Untuk menjadi seorang Satpam, kata kasubdit, seseorang itu harus memenuhi persyaratan diantaranya memiliki ijazah SMA, SKCK, surat keterangan dari dokter bahwa yang bersangkutan dinyatakan sehat, dan memiliki tinggi badan 165 centimeter.

” Seseorang bisa dikatakan satpam, mereka harus melalui tahapan pendidikan minimal kualifikasi Gada Pratama, dengan pendidikan tersebut mereka akan diberikan KTA dan yang jelas diberikan kewenangan Kepolisian Terbatas sesuai UU No. 2/2002 tentang POLRI, yang menyebutkan bahwa Polri dibantu oleh Kepolisian Khusus, Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan Pengamanan Swakarsa lainnya. Nah Satpam ini termasuk dalam salah satu bagian dari Pengamanan Swakarsa yang dibentuk atas kepentingan dan keinginan dari masyarakat dengan berkoordinasi dengan Polda setempat, ‚Äútegas Kasubdit Binsatpam Polsus Polda Jatim. ( Humas Polda Jatim / Syam )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here