Ditreskoba Polda Jateng Tes Urine Anggota DPRD Kabupaten Blora

0
87

dprdDirektorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Jateng menggelar tes urine kepada para anggota DPRD Blora, baru-baru ini. Tes dilakukan menyikapi isu yang selama ini beredar di masyarakat tentang adanya dugaan anggota DPRD yang mengkonsumsi narkoba. Namun isu tersebut ternyata tidak terbukti. Hal ini didasarkan pada hasil pemeriksaan sampel urine yang negatif mengandung narkoba.

Hasilnya memang negatif semua. Itu membuktikan bahwa isu yang beredar ternya ta tidak benar,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Krisno Halomoan Siregar, melalui Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Jateng AKBP Sunarto yang memimpin pemeriksaan.

Pemeriksaan oleh Ditreskoba Polda Jateng ini karena adanya informasi dari masyarakat yang menyebut adanya oknum anggota dewan mengonsumsi narkoba. Pelaksanaan tes urine ini dilakukan usai rapat paripurna istimewa DPRD dengan acara penyampaian rekomendasi atas laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Blora akhir tahun anggaran 2016.

Namun, lanjut Krisno, pemeriksaan tersebut belum diikuti semua anggota DPRD. Dari 45 orang anggota DPRD, 13 orang di antaranya tidak menghadiri rapat paripurna istimewa sekaligus tidak mengikuti pemeriksaan urine.

Ketua DPRD Kabupaten Blora, Bambang Susilo mengatakan, bagi anggota DPRD yang belum mengikuti tes juga akan diadakan tes urine. Untuk itu, dirinya akan berkoordinasi dengan Polda Jateng, dan Polres Blora untuk menjadwalkan tes urine berikutnya kepada mereka yang belum.

Dalam tes ini, Bambang merasa bersyukur karena hasil tes urine semua anggota yang dinyatakan negatif semua. Setidaknya, itu membuktikan bahwa anggota DPRD bebas narkoba. Sebab Salah satu persyaratan menjadi anggota legislatif adalah bebas narkoba. “Sampai hari ini, Alhamdulillah masih bebas narkoba,” tegasnya.

Tak hanya anggota DPRD, tes ini juga diikuti Bupati Blora, Djoko Nugroho. Usai menghadiri rapat paripurna istimewa, Bupati dengan sukarela menyerahkan sampel urine guna pemeriksaan tes urine di gedung belakang DPRD. Hasilnya pun negatif.

Mestinya, pemeriksaan ini untuk anggota DPRD. Tapi Bupati Kabupaten Blora yang juga mantan Dandim Rembang ini meminta dirinya untuk dites, “Saya ikutlah, untuk menjadi contoh bagi para pejabat yang lain dan masyarakat,” ujar Djoko Nugroho. CP – BLORA

LEAVE A REPLY