Ancam Tutup Masalah, Wartawan Ini Peras Korban 31 Juta

0
126

POLSEK Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat kembali mengungkap kasus tindak pidana pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oknum wartawan. Kapolsek Karangtengah Kompol Agus Jamaludin, SH dalam keterangan persnya kepada media di Mapolsek Karangtengah, Senin (27/ 11/2017 mengungkapkan, kasus tersebut terjadi pada Selasa (7/11/2017) lalu sekira Pukul 15.00 WIB di Perumahan Noah B 15, Kp. Cigalumpit, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Kasus ini terungkap setelah warga Perumahan Noah Blok B 15, RT 001/014, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur bernama Darwi selaku pelapor, membuat LP (Laporan Polisi) Nomor: LP/B/182/XI/2017/Jabar/Res Cjr/Sek Karteng, tertanggal 12 November 2017 atas nama para terduga pelaku, antara lain, Hendrik Pelani alias Herlan Bin H. Nazmudin warga Kp. Sirnagalih, RT 003/ 003, Ds. Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Agus Saepul Rohman Bin Aep Saepudin warga BTN Pepabri RT 005/ 001, Ds. Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Gun Gun Gunawan alias Ugun Bin Wahyu warga Kp. Cijoho RT 04/ 04, Ds. Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur dan Herman Abdul Kahfi Bin Salim warga Kp. Cihamplas RT 002/ 014, Ds. Sukakerta, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Dari para tersangka didapat barang bukti 1 buah ID Card SKM BUSER masing-masing atas nama Hendrik Pelani, Agus M, Gunawan, 1 potong baju sweater warna biru pada bagian punggung dan dada sebelah kiri bertuliskan ‘Polisi’ dan bagian dada sebelah kanan bertuliskan “Turn Back Crime“, 1 buah tas selempang warna coklat merk “Langky“, 1 buah helm warna putih merk “GP“.  Para tersangka diduga melanggar pasal Primer 368 ayat (1) KUHPidana Subsider Pasal 369 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 9 tahun.

Kronologis kejadian, lanjut Kapolsek Karangatengah, berawal pada Senin (07/11/17) sekitar jam 11.00 Wib saat saksi sedang tidak berada di rumah dan mendapat kabar dari istri saksi bahwa telah kedatangan orang ke rumahnya untuk memesan daging. Kemudian sekitar jam 15.00 Wib saat saksi sedang berada di rumah, datang 2 orang pria tak dikenal mengajak ngobrol di depan mesjid perumahan. Selanjutnya kedua pria tersebut mengaku sebagai wartawan dan memperlihatkan foto yang ada di handphone sambil berkata, “ Mas, masalah ini kalau ingin aman dan ingin ditutup, saya minta 30.000.000,-. Kalau kamu ngasih 30 juta masalah ini beres dan tidak akan diekspose di surat kabar,“ kata wartawan tersebut.

Lantaran takut akan ancaman tersebut, akhirnya saksi menyanggupi dan memberikan uang sebesar Rp. 31.000.000,-. Uang tersebut diserahkan dua kali penyerahan, yakni pada hari itu juga sekitar jam 15.00 Wib, sebesar 20.000.000,- di fly over jalan lingkar timur, dan pada Rabu (8/11/17) sekitar jam 08.00 Wib sebesar Rp. 11.000.000,- di dekat poll Bus Marisa Holiday Jalan Raya Bandung.

Saat menyerahkan uang kepada pelaku sebesar Rp. 20.000.000,- saksi hanya sendiri. Tetapi pada saat menyerahkan uang sebesar Rp. 11.000.000,- ia ditemani saksi, Husen. Namun Husen tidak bersama-sama dengan saksi karena Husen hanya memperhatikan dari belakang. Setelah pelaku menerima uang sejumlah 31.000.000,-, pada Rabu (8/11/17) sekitar jam 12.00 Wib, pelaku meminta uang lagi kepada saksi sebesar Rp. 5.000.000,-. Namun kali ini saksi tidak menuruti apa yang diminta pelaku. Saat itu, salah seorang pelaku mengaku bernama Elan memakai jaket sweater bertuliskan “polisi” dan membawa tas warna coklat memperlihatkan ID Cardnya. Akibat kejadian tersebut, saksi merasa dirugikan secara materi sebesar Rp. 31.000.000,-

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan penyelidikan lebih lanjut, pada Selasa (21/11/17) sekitar jam 16.00 Wib polisi mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di Wisma Pelangi, Jl. Raya Bandung, Kp. Samolo, Ds. Ciherang, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Kemudian pada sekitar jam 17.00 Wib, terduga pelaku, Hendrik Pelani Asl Herlan dan Agus berhasil ditangkap dan langsung dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku diketahui mereka melakukan perbuatan tersebut bersama dengan 4 orang lainnya.

Selanjutnya, polisi kembali menangkap 2 orang lain, yakni Gun Gun alias Ugun dan Herman. Sedangkan pelaku Ades dan Redi masih dalam pengejaran alias masuk DPO (Daftar Pencarian Orang). Sementara hasil pemeriksaan lebih lanjut terhadap ke empat pelaku, Hendrik Pelani, Agus, Gun Gun dan Herman, mereka melakukan perbuatan tersebut dengan tujuan untuk mengancam dan menakut-nakuti korban, sehingga korban mau menyerahkan uang sebesar 31.000.000,-. Dari uang tersebut kemudian dibagi-bagi masing-masing kepada Ugun Rp. 14.900.000,-, Hendrik Rp. 7.300.000,- dan Agus Rp. 3.200.000,-. Sedangkan Ades dan Redi yang masih status DPO mendapat bagian masing-masing Rp. 1.100.000,-.

Lebih lanjut Kapolsek Karangtengah Kompol Agus Jamaludin, SH mengatakan, para pelaku dalam melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap korban dengan cara mengamati terlebih dulu calon atau target korbannya di hotel atau penginapan yang keluar/cek out. Selanjutnya diikuti, sampai orang yang akan menjadi target pemerasan menurunkan perempuan. “Saat orang yang akan menjadi target menurunkan perempuan oleh pelaku di foto, kemudian target diikuti sampai di rumah tinggalnya,” ungkap Kompol Agus.

Setelah diketahui rumahnya, kemudian pelaku mendatangi rumah orang yang akan menjadi target. Setelah bertemu kemudian menakut-nakuti dengan foto yang ada kepada orang tersebut dengan alasan akan diekspose di surat kabar. “Apabila tidak mau diekspose di surat kabar korban diminta sejumlah uang oleh para pelaku,” kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, dalam melakukan pemerasan dan pengancaman pelaku mengaku wartawan dan meminta sejumlah uang kepada pelapor dan jika tidak diberikan diancam dan diexpose ke dalam surat kabar mereka. Saat ini, para terduga pelaku yang mengaku berprofesi sebagai wartawan di Media Surat Kabar Buser itu di amankan di Rutan Mapolsek Karangtengah dan perkaranya sedang dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Unit Reskrim Polsek Karangtengah. EPromoter – Cianjur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here