Aktifitas judi di Kota Batam semakin merajalela. Bahkan semakin berani dan menjadi tanpa mendapat pengawasan ketat dari pihak berwenang. Hal ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya Tokoh Agama di Kota Batam, sebut saja Mukhti.

Menanggapi hal ini, Mukhti secara tegas menyatakan penolakannya terhadap perjudian yang masih beroperasi di bulan suci Ramadhan. Praktek judi yang bertentangan dengan ajaran Islam ini, harus ditertibkan selama bulan suci Ramadhan.

“Soalnya perjudian ini beroperasi 24 jam, disini peranan aparat sangat penting untuk melaksanakan ketertiban terhadap penyakit masyarakat (pekat) tersebut. Yang saya Pertanyakan, adalah permainan yang mengadu ketangkasan ini mengandung unsur perjudian,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ilegal yang dilegalkan ini sangat meresahkan masyarakat. Mulai dari hari pertama puasa sampai saat ini, permainan ini terus beroperasi tanpa menghargai umat Muslim yang menjalankan Ibadah puasa, “Permainan ini harus segera dibersihkan dan tangkap para cukong-cukong atau pengusaha yang berada di balik bisnis Judi tersebut,”katanya di Tiban Cipta Puri Perumahan Puri Malaka, Minggu (18/6).

Dinsinyalir, sindikat perjudian ini cukup kuat lantaran begitu bebas dan longgarnya pengawasan dari Pemerintah Kota Batam. kegiatan perjudian yang dilarang Agama ini terkesan dibiarkan oleh Pemerintah Kota Batam. “Pasalnya berlangsung di bulan suci Ramadhan yang bagi umat Islan merupakan berkah, sehingga sangat mengganggu kenyamanan ibadah kami, seharusnya Pemerintah Kota Batam dan para cukong-cukong perjudian tersebut dapat menghargai Umat Islam yang melaksanakan Ibadah puasa ini, tolong jangan kotori dengan perbuatan yang betentangan dengan Ajaran Islam,” imbaunya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak terpengaruh dengan kegiatan ini, karena perjudian ini akan menghancurkan perekonomian, moral dan kepribadian warga yang terpanggil dengan pekerjaan yang menyesatkan ini. “Praktek judi ini telah mengotori suasana Ramadhan dan harus segera dihentikan. Bila perlu pengusaha permainan tersebut diproses secara Hukum,” tegasnya. Irwan/Istari

LEAVE A REPLY