Aksi Dua Pelaku Curanmor Berhsil Dihentikan Polisi

Surabaya – Ada-ada saja untuk melancarkan aksi kejahatannya, seperti yang dilakukan dua orang pria asal lumajang ini, merental satu unit mobil yang dijadikan sarana untuk melakukan aksi pencurian motor di daerah wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Namun aksi , HS dan Ag asal Lumajang berhasil dihentikan Tim Anti Bandit (TAB) Unit Resmob Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya sedang berpatroli dan kebetulan saat pelaku melakukan aksinya di daerah Jalan Jangkungan Gubeng, Surabaya pada tanggal 22 Februari 2020 yang lalu.

Dari penjelasan Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya, Kompol Naufil Hartono, SH saat Konferensi Pers mengatakan bahwa penangkapan ini dilakukan oleh Tim Anti Bandit (TAB) sedang berpatroli atau kring sese di daerah Jangkungan melihat ada sebuah sepeda motor melintas dengan diteriaki maling oleh warga.

“Jadi akhirnya kami dari Unit Resmob bersama masyarakat berhasil mengkap tersangka, dan tersangka ini diketahui memiliki sebuah senjata senpi jenis airsofgun,” jelas Kapolsek Gubeng Kompol Naufil Hartono didampingi Kaur Subbaghumas Polrestabes Surabaya, Ipda MK Umam, saat pimpin Konferensi Pers di Mapolsek Gubeng, Selasa (03/03/2020).

Aksi pencurian tersebut menurut keterangan tersangka baru dua kali beraksi pencurian bermotor, terus para tersangka ini selalu menggunakan mobil saat beraksi bersama teman-temannya. Kemudian ketika menemukan korban ada yang mengontek dan ada yang mengesksekutor.

Hasil curiannya tersebut menurut keterangan Kompol Naufil, akan digunakan untuk kebutuhan sehari-harinya para pelaku.

Saat pelaku diamankan petugas mendapati barang bukti 1 unit mobil Suzuki Ertiga , warna putih metalik, tahun 2018, No.pol : M-1897-NH.1 unit sepeda motor Honda beat, warna biru hitam, tahun 2019, No.Pol : L-6028-GL.1 pucuk senjata airsoftgun warna hitam, merk JERICHO-ISRAEL.1 (satu) buah kunci Sok. 5 (lima) buah mata kunci sok yg dipipihkan. 2 (dua) kunci duplikat merk HONDA. 4 buah plat nomer sepeda motor.

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan pidana pasal tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, melanggar Pasal 363 KUHP, dengan ancaman pidana diatas 5 tahun penjara.

“Kami himbau kepada masayarakat agar menjadi polisi kepada dirinya sendiri jaga keamanan, jiwa dan harta bendanya. Kemudain jangan lupa ketia memarkir kendaraannya untuk mengunci dengan kunci ganda dan kepada pemilik kos-kosan untuk memasang CCTV,” Himbau  Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya, Kompol Naufil Hartono, SH. (a.f/humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *