5 Residivis Narkoba Kembali Masuk Penjara

Surabaya – Peredaran narkoba di Kota Surabaya masih marak, bahkan bisa dibilang tak ada kapoknya bagi pengedar dan kurinya meski bermacam tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Hari ini Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kemabli menggelar konferensi pers ungkap kasus penyalahgunaan narkoba di depan Gedung Anindita Polrestabes Surabaya, Selasa (17/03/2020).

Dalam pengungkapan ini dipimpin Kanit 1 Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Kennard didampingi Kaursubbag Humas Ipda Mk Umam mengatakan ada 7 orang tersangka 5 diantaranya termasuk residivis dengan kasus yang sama.

Para tersangka ini semunya rata-rata berasal dari Surabaya diantaranya, TS (40),BA (37) Kempes (29) dam SN (35) bersal dari Surabaya sedangkan DVE (30), NS (45) dan AHJ (30) berasal dari Sidoarjo.

“Kami amankan satu rangkaian sampai gudang dari pengguna akhir hingga pengguna terakhir, dapat kita lihat dari tujuh tersangka ini perannya berbeda, ada yang meranjau dan ada yang mengedarkan,” ucap Kanit 1 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Kennard.

Saat penangkapan, polisi mengalami kesulitan untuk menemukan barang bukti karena tersangka mengelabuhi petugas dengan cara menyimpan disebuah box berbentuk segi empat dan bertulisan kamus bahasa Inggris dibawah meja rias.

Dari penangkapan tersebut petugas Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan 50 buah plastik klip bening, 790 gram sabu-sabu, lima buah unit Hp, buku tabungan, buku catatan jual beli barang haram tersebut, sebuah timbangan elektronik dan buku kamus bahasa Inggris yang telah dimodif sebagai tempat penyimpanan sabu.

Adapun pasal yang disangkakan kepada para tersangka ini dikenakan pasal berlapis tergantung dari perannya masing masing. (f/Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *