Apel Pagi Awali Rangkaian Kegiatan Operasi Patuh Semeru 2020 Satlantas Polrestabes Surabaya

by

Polrestabes Surabaya – “Kegiatan rutin Satlantas di tengah pandemi Covid-19 di Kota Surabaya tetap berlangsung. Penggelaran personel di lapangan masih merupakan alternatif yang solutif pada saat ini. Apalagi saat ini Polri, khususnya Satlantas Polrestabes Surabaya sedang melaksanakan Operast Patuh Semeru 2020. Operasi Kepolisian ini dilaksanakan sejak tanggal 23 Juli hingga 05 Agustus 2020 ”, Kasatlantas AKBP. Teddy Chandra, S.I.K., M.Si.

Kegiatan rutin Satlantas sebelum melaksanakan rangkaian kegiatan Ops. Patuh Semeru 2020, diawali dengan apel pagi. Berlokasi di lapangan kantor Bulog Jatim. Apel pagi tetap menerapkan protokol kesehatan cegah Covid-19 dan physical distancing. Kali ini apel pagi dipimpin oleh KBO Satlantas, AKP M. Su’ud, SH. Sabtu (25/07/2020) 05.00 WIB.

Pengambil apel menyampaikan arahan Kasatlantas AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. tentang pelaksanaan tugas di lapangan, dalam rangkaian Operasi Patuh Semeru 2020. Disamping menjamin Kamseltibcar Lantas, disisi lain penempatan personel Satlantas dilapangan sebagai upaya preventif dan efek deterrence terhadap pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Operasi Patuh Semeru 2020 tetap digelar dalam masa pandemi covid-19 saat ini. Operasi Kepolisian ini mengedepankan preemtif dan preventif dengan skala 40% masing-masing kegiatan, sementara represif 20%. Kegiatan preemtif dan preventif dilaksanakan Polri, khususnya Satlantas Polrestabes Surabaya dalam upaya memutus mata rantai dan mencegah covid-19. Disamping memberikan sosialisasi dan himbauan untuk memumbuhkan kesadaran msyarakat Surabaya akan pentingnya tertib berlalu lintas. Sedangkan kegiatan represif, dilaksanakan dengan penindakan pelanggaran kasat mata sebagai upaya menjamin Kamseltibcar lantas dan meminimalisir kejadian dan fatalitas kecelakaan di Kota Pahlawan. Papar AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si.

”Operasi Patuh Semeru 2020 kali ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mengedepankan preemtif dan preventif dengan skala 40% masing-masing kegiatan, sedangkan represif dengan skala 20% kegiatan Operasi. Preemtif dan prefentif dilaksanakan dalam upaya membangun kesadaran pribadi masyarakat Surabaya pentingnya tertib berlalu lintas dan memutus mata rantai covid-19. Sementara represif dilaksanakan dalam penindakan pelanggaran kasat mata. Sasaran Operasi Patuh Semeru 2020 kali ini tidak jauh berbeda, diantaranya penggunaan HP saat berkendara, safety belt, kapasitas penumpang dan batas kecepatan dalam kota. Pengendara dalam pengaruh alkohol/narkoba, penggunaan helm, melawan arus, pengendara dibawah umur, standarisasi perlengkapan kendaraan, serta over dimension / over loading bagi kendaraan angkutan barang”, AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si.

AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. menambahkan mulai awal pandemi, Satlantas berperan aktif dalam kegiatan memutus mata rantai dan cegah covid-19. Diawali dengan penerapan Kawasan Tertib Physical Distancing hingga kegiatan PSBB, bersinergi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, TNI dan instansi pemerintah kota sebagai leading sector. Dilanjutkan kampung Tangguh Semeru yang diprakarsai Kapolda bersama Forkopimda Jatim. Demikian pula sosialisasi protokol kesehatan cegah covid-19 yang hingga saat ini secara masif tetap dilaksanakan oleh personel Satlantas dilapangan.

Tiga hal yang disampaikan oleh pengambil apel sebagai penekanan Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. Pengambil apel menambahkan bahwa, edukasi tetap dilaksanakan seiring dengan pelaksanaan penindakan pelanggaran dilapangan. Profesionalisme di lapangan tetap merupakan Standar Operasional Prosedur yang harus dikedepankan. Tegas dalam bertindak, namun tetap humanis dalam bersikap. Dan karena bertugas dalam masa pandemi, tetap dilaksanakan protokol kesehatan cegah covid-19, gunnakan APD standar dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Diharapkan Operasi Patuh Semeru 2020 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas dan memutus mata rantai serta mencegah covid-19, dengan dijiwai semangat “Cak Tejo” ( Cakap Tertib Jogo Suroboyo. Tutup pengambil apel mengakhiri arahannya.(*) tfn.wtksk.94/95